Randomize Satu sampai Dua Puluh

*CATATAN PENTING!

Tulisan dibawah ini sama sekali tidak bermaksud SARA ataupun menyinggung beberapa pihak, tokoh terkait. Tulisan benar-benar murni sebagai bagian dari tugas kuliah yang bertujuan mengasah kreativitas pembuatnya. Terima kasih.

*****

Suatu hari, seorang pemuda yang bernama Muhammad sedang berjalan sendirian di tengah gurun. Di dalam perjalanannya tersebut ia tidak membawa apapun bersamanya kecuali 1 batu berlian kecil yang dibawanya dalam kantong. Tiba-tiba ia bertemu dengan seorang pria menuduhnya ia mencuri berlian yang merupakan kepemilikannya. Pria yang terlihat tua itu ternyata bernama Newton, tentu saja Muhammad yang tidak mengetahui apa-apa kaget dengan tuduhan Newton tersebut, dan kemudian cerita selanjutnya entah bagaimana kelanjutannya….

Di sisi dunia lain, pria yang bernama Yesus menyatakan bahwa iga bakar merupakan makanan terenak di dunia. Temannya yang bernama Patkay pun setuju, sebagai penganut Budha, Iga bakar merupakan suatu makanan yang sangat special. Itulah kisah pertemanan mereka.

Patkay ini ternyata mempunyai sepupu, yaitu Confucius. Confucius mempunyai kebiasaan unik, yaitu ketika ia sedang berpikir dan merenung, ia harus memakan buah delima agar mendapatkan inspirasi dari pemikiranya tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan kebiasaan adiknya, St. Paul yang begitu menggilai band Linkin Park terutama lagu Numb, ia selalu pergi kemanapun band ini konser. Fanatismenya dalam  musik, ternyata mendarah daging ke anaknya, Tsailun. Tsailun tidak disangka-sangka menjadi personil dari boyband Korea ,SuJu. Itulah bagaimana kehidupan dari masing-masing anggota keluarga

Karena ketersohorannya Tsailun, Goethenburg pun jatuh hati. Ia pun sudah siap untuk melamar Tsailun karena Tsailun dianggap sudah begitu mapan. Tidak banyak yang mengetahui bahwa Goethenberg merupakan adik dari, Columbus yang terkenal sebagai pendiri rumah bordil pertama di dunia, yaitu di Milan. Goethenburg sendiri mempunyai bakat yang jarang diketahui orang lain, yaitu membaca puisi. Secara tidak sengaja, saat ia membacakan puisi seorang pria yang sudah bersuami yaitu Einstein, luluh dan selingkuh akibat puisi tersebut.

Karena sebel akibat perbuatan suaminya tersebut, Pasteur pun bunuh diri di jalan Pasteur. Bahkan, sejak Pasteur bunuh diri disana, korban bunuh diri menjadi dobel, salah satu yang juga bunuh diri adalah Galileo yang ternyata ikutan terlibat. Secara tidak sengaja, orang asing yang bernama Aristoteles menyaksikan kedua orang itu bunuh diri saat dirinya sedang makan nasi timbel. Kasus bunuh diri ini menggugah seorang pengarang, Euclid. Ia merasa kelakuan dua orang yang bunuh diri tersebut sangat mirip binatang, sehingga ia pun akan mengabadikannya dengan membuat fabel. Tentu saja buku ini menjadi terkenal dalam sekejap, bahkan Musa yang seorang mahasiswa, rela mabal kuliah untuk mendapatkan buku tersebut.

Perjuangan Musa dalam mendapatkan buku tersebut tidaklah mudah. Dalam perjalanan, kendaraan Musa terkena paku yang disebar oleh Darwin, sehingga Musa pun harus nambal ban. Karena ban motornya kempes akibat perbuatan culas tersebut, maka ia pun berhenti sejenak dan meminum teh Huang Ti. Sambil minum teh, Musa bertemu dengan Caesar yang sama-sama mengidolai grup band yang bernama Panbers. Karena penambalan ban yang begitu lama dan mereka pun tidak ada kerjaan lain, mereka pun akhirnya ngulek sambel bareng Copernicus yang berada di dapur sebelah. Akhirnya, ketika mereka mengulek sambel, diiringi oleh lagu Bob Marley kesukaan Ayahnya Copernicus, Lavoisier ,yakni “I Love you pul”.

Urutan :

  • Satu -> Batu -> Muhammad
  • Dua -> Tua -> Newton
  • Tiga -> Iga -> Yesus
  • Empat -> Patkay -> Budha
  • Lima -> Delima -> Confucius
  • Enam -> Numb -> St.Paul
  • Tujuh -> Suju -> Tsailun
  • Delapan -> Mapan -> Goethenberg
  • Sembilan -> Milan -> Colombus
  • Sepuluh -> Luluh -> Einstein
  • Sebelas -> Sebel -> Pasteur
  • Dua Belas -> Dobel -> Galileo
  • Tiga Belas -> Timbel -> Aristoteles
  • Empat Belas -> Fabel -> Euclid
  • Lima Belas -> Mabal ->Musa
  • Enam Belas -> Nambal -> Darwin
  • Tujuh Belas -> Culas -> Huang Ti
  • Delapan Belas -> Panbers -> Caesar
  • Sembilan Belas -> Sambel -> Copernicus
  • Dua Puluh -> Pul -> Lavoisier