Kreatif itu…

Mengapa manusia perlu berpikir kreatif?

Dalam tulisan-tulisan terdahulu saya yang ada di blog ini semuanya mengacu kepada dua hal yang utama , yaitu : kreativitas dan inovasi. Mengapa?Yang pertama, tentu saja karena pembuatan blog ini merupakan tugas kuliah yang bernama Creativity & Innovation, yang tugasnya memang menulisnya hal-hal yang berbau tentang masalah inovasi dan kreativitas dari beberapa sumber. Sedangkan, untuk alasan yang kedua, inilah hal yang memang belum yang begitu paparkan secara eksplisit (namun sebenarnya sudah ada sedikit disinggung di beberapa tulisan). Alasannya adalah : manusia harus kreatif untuk bertahan hidup.

Pada dasarnya, manusia sejak dilahirkan sudah diberikan otak dan dalam perjalanannya otak tersebut mengalami perkembangan tahap lanjut yang menghasilkan akal & dan pikiran. Akal & pikiran ini dapat berupa macam-macam, seperti mengenai apa yang harus dilakukan, ini benar atau salah, mengapa begitu, sebaiknya bagaimana, dll. Intinya adalah pertanyaan-pertanyaan dalam kehidupan kita di dunia. Pertanyaan-pertanyaan tersebut berfungsi sebagai landasan apa yang akan kita lakukan dalam bentuk tindakan. Nah, tentu si akal & pikiran ini tidak muncul secara tiba-tiba, tapi berdasarkan proses dari kelima panca indera manusia. Inilah hal utama yang paling membedakan antara manusia dan hewan. Hewan memang mempunyai otak seperti layaknya manusia, namun tidak mempunyai proses perkembangan akal & pikiran, yang dipunyai hewan adalah naluriah yang sudah dari sananya begitu ( sudah terprogram).

Menagapa saya membahas mengenai akal & pikiran?Karena dari 2 hal tersebutlah manusia menjadi berpikir kreatif. Jadi, dengan kata lain manusia memang sudah ditakdirkan untuk berpikir kreatif, hanya saja memang ada manusia yang tingkatan kreatifnya rendah, ada juga yang tingkatan tinggi, semuanya tergantung seberapa sering kita mengasahnya. Nah, sekarang pertanyaannya adalah apakah benar semua manusia itu pada dasarnya sudah kreatif?

Hal ini sebenarnya sudah sempat saya bahas di tulisan yang ini , salah satu kutipan dari tulisannya adalah berikut :

Percayalah, semua orang di dunia ini saya jamin semua orang pernah melakukan hal kreatif dalam hidupnya. Memilih nama anak?Memilih jalan?Memilih gadget?Memilih rumah?Memasak sarapan?Membuat PR?

Hal-hal tersebut pernah kita lakukan bukan?Misalnya saat memilih nama anak jika bukan berdasarkan kreatifitas, nama anak di dunia ini mungkin akan sama semua, kemudian memasak sarapan jika tidak kreatif jangan-jangan tiap hari kita makan hanya dengan nasi dan telur selalu, atau juga dalam membuat PR tanpa cara kreatif, dijamin akan bosan mengerjakannya, dan masih banyak lagi contoh-contohnya.

Benar bukan?Semua manusia pasti pernah melakukan hal-hal tersebut. Walaupun terlihat simple, namun itulah bentuk dari kreativitas, walaupun dalam tingkat rendah. Yang tingkat tinggi?Ambil saja contoh perusahaan Apple yang bisa memberikan sentuhan kreativitas dalam produk ipodnya. Padahal kita mengetahui, bahwa mp3 player sebelum ipod sudah banyak yang beredar, namun mengapa baru di ipod-lah mp3 player bisa begitu booming?Karena, apple di produk ipod memberikan tambahan fitur, design, warna yang belum ada di produk lain sebelumnya, itulah bentuk kreativitas bukan?

Sehingga, inti yang mudah mengapa manusia perlu berpikir kreatif adalah : agar hidup lebih berwarna

Sosok Paling Kreatif?

Jika membahas mengenai sosok paling kreatif di dunia ini tentu akan sangat sulit, karena jumlahnya mencapai milliaran jiwa!Hal ini karena berdasarkan prinsip saya bahwa semua orang kreatif, sehingga akan sangat subjektif untuk menilai suatu orang itu menjadi sebuah sosok yang paling kreatif. Tetapi, saya akan mengajukan sebuah sosok yang mewakili sebuah kreativitas, yaitu :

ORANG INDONESIA!

Nasionalis sekali bukan?Kelihatannya begitu, tapi sebenarnya tidak. Jadi, saya memutuskan “menganugerahi” sosok paling kreatif ke orang indonesia yang berjumlah hampir 300 juta adalah karena berdasarkan tulisan terdahulu saya : Negara Paling Kreatif?Tentu Saja…..

Nah, jika melihat tulisan tersebut, pembaca akan mengerti bukan mengapa saya menganggap orang indonesia merupakan sosok yang kreatif?Itulah alasannya, dari hal-hal yang kecil agar terlihat menarik, banyak cara agar orang lain bisa tertarik dengan apa yang kita lakukan atau yang kita jual, dan kejadian-kejadian tersebut tentu saja dijamin ada dari Sabang sampai Merauke. Bagus bukan?

Perusahaan Paling Kreatif?

Saya anugerahi kepada :

Sejak kemunculannya berupa search engine, perusahaan yang didirikan oleh Larry Page and Sergey Brin ini bertransformasi secara cepat hingga ditahun 2011. Dari “hanya” sekedar search engine saja, google saat ini sudah mempunyai ratusan produk yang sangat berguna dalam kehidupan manusia sehari-harinya. Selain itu, produk-produk google pun berbasiskan open source, yang berarti : gratis! Yap, gratis, itulah kata yang sangat digemari oleh manusia manapun di dunia ini, tidak perlu membayar namun orang-orang dapat menikmati produk-produk yang sangat bermanfaat, itulah google.

Google, saya anggap sebagai perusahaan yang paling kreatif karena seperti yang saya sebutkan tadi, mereka mencipatakan produk gratis untuk seluruh orang.So, dimana letak kreatifnya?Dari PRODUKNYA. Produk-produk google yang diciptakan kebanyakan bukanlah hal-hal yang baru, namun mereka dapat membuatnya menjadi sebuah hal yang memikat, simple dan orang menyukainya. Disanalah inti kreativitas dari google : KONSUMEN dan GRATIS

Berikut beberapa produk google yang menurut saya sangat essensial  :

Google Search Engine

Zaman sekarang siapa yang tidak pernah menggunakan google?Segala informasi yang tidak kita ketahui pasti akan langsung kita cari di google. Padahal, search engine yang pertama kali kita kenal adalah Yahoo! Namun, akibat sistem yang dibuat oleh google dalam menampilkan relevansi halaman yang lebih akurat dibandingkan dengan yahoo, orang pun akhirnya terus menggunakan google sampai sekarang. Walaupun sekarang terdapat bing!, search engine dari microsoft, popularitas penggunaan google sepertinya tetap tidak akan tergantikan.

Google Mail (Gmail)

Produk dari google yang berupa email ini memang sekilas tidak begitu istimewa dibandingkan dengan hotmail ataupun yahoo. Namun, prinsip dari awal google yang mengedepankan simplicity sangat terasa didalam gmail. Tampilan yang tidak ribet, kecepatan login, interface friendly merupakan beberapa keunggulan yang ditawarkan. Selain itu, terdapat pula layanan chat dan SMS yang sangat memudahkan. Dengan fitur-fitur tersebut google berkesan untuk mendorong produktivitas penggunanya, yang tentunya berdampak positif.

Google Chrome

Sebelum kemunculannya, dunia web browser sudah dipenuhi oleh Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, dan Safari. Awalnya, ini terlihat sangat tidak mungkin bagi google untuk memasuki pasar web browser ini. Namun, siapa sangka ternyata di awal kemunculannya google chrome banyak dipuji, alasannya : lagi lagi karena simplicity. Orang-orang yang menggunakan google chrome merasakan dalam pembukaan program sampai surfing lebih cepat dari yang lainnya, dan juga dalam tampilan yang tidak macam-macam merupakan keunggulan dari google chrome ini.

Android

Menurut saya inilah hasil kreativitas terbaik google sampai saat ini, yaitu operating system untuk mobile phone, Android. OS Android ini berfokus untuk platform Tablet dan Smartphone. Google menempati dirinya di 2 platform tersebut karena trend pasar yang memang saat itu (2005) dalam 5 – 10 tahun ke depan akan menuju kesana. Kenyataannya?Sangat benar. Sampai saat ini Android sudah meraup market share smartphone secara signifikan, menggeser RIM (Blackberry) dan sudah mendekati Apple. Keunggulan utamanya adalah banyak aplikasi-aplikasi gratis yang tersedia di Android Market, dan membebaskan developer untuk menaruh hasil ciptaannya di market tersebut, sehingga konsumen pun mempunyai banyak alternatif yang dapat dipilih.

Masih sangat banyak produk-produk lainnya yang belum disebutkan seperti : youtube, blogger, google trends, google maps, google earth, google +, dan yang terbaru adalah google music.

*****

Kesannya saya seperti promosi ya?Tapi sebenarnya saya hanya mendeskripsikan bagaimana google bisa saya anggap sebagai perusahaan paling kreatif didunia. Perkembangan-perkembangan yang dilakukan secara terus-menerus menunjukan bahwa suatu hal dapat memberikan nilai jual apabila kita dapat mengemasnya dengan cara berbeda dan mengetahui apa keinginan orang-orang, itulah prinsip kreativitas yang diajarkan google kepada saya.

 

Iklan

Mahasiswa Indonesia : Sebuah Ekspektasi

Kreatif & Inovatif, itulah 2 kata yang banyak disematkan kepada Mahasiswa. Mahasiswa dianggap sebagai tulang punggung bangsa masa depan, tak heran banyak pihak yang sangat menaruh harapan pada mahasiswa ini. Kesannya, menyandang status mahasiswa itu sama dengan meminggul beban yang berat, bagaimana tidak?Sudah banyak diharapkan oleh orang-orang, tentu terdapat konsekuensi-konsekuensi yang suka atau tidak harus dihadapi. Saat seorang mahasiwa menorehkan prestasi, semua pihak langsung memuji dan mengangkat tinggi arti sebuah mahasiswa, namun saat mahasiswa monerehkan keburukan, langsung saja tanpa ba-bi-bu ,pihak yang sebelumnya mendukung akan langsung berbalik mencerca dengan alasan “mahasiswa harus memberikan contoh baik, bukannya memberikan contoh buruk”. Itulah secara singkat menggambarkan bagaimana mahasiswa diberi ekspektasi yang tinggi di negeri ini, terutama setelah masa reformasi (1998) yang saat itu mahasiswa menjadi poros utama dalam usaha penggulingan pemerintahan.

Nah pertanyaannya sekarang, apa hubungannya mahasiswa dengan 2 kata : kreatif & inovatif, dan mengapa pula saya membahas mengenai ekspektasi terhadap mahasiswa?Semua itu TENTU ADA hubungannya ,para pembaca yang terhormat.

Kreativitas & Inovasi Mahasiswa

Untuk menjawab dan membalas segala ekspektasi yang nan besar itu, mahasiwa patut atau malah wajib untuk mempunyai modal dasar yang akan digunakan. Modal itu dinamakan kreativitas & inovasi. Para khalayak yang banyak  bukan tanpa alasan menaruh harapan pada mahasiswa, karena mereka menganggap di tahap mahasiswa ini dari ukuran umur, mental, psikologis, serta ide berada dalam ukuran yang sudah cukup matang. Sehingga, dibandingkan dengan level SMU yang masih mentah, ataupun dengan level diatasnya, yaitu orang-orang yang sudah memasuki dunia kerja yang sudah tidak matang/mentah, mahasiswa menjadi posisi yang paling ideal dalam ukuran-ukuran tersebut.Dikatakan “cukup” karena masih terdapat peluang untuk berkembang yang berdasarkan idealisme masing-masing, tidak tergantung pada anggapan orang lain. Mahasiswa sendiri pun secara otomatis akan mencari dan mendapatkan “sesuatu” untuk mematangkan” proses tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa proses tersebut tetap harus ditunjang oleh “sesuatu” yang dapat mewadahinya, “sesuatu” ini pula yang membuat kata “mahasiswa” ini ada, yaitu Perguruan Tinggi. Apapun bentuknya , negeri, swasta, universitas, institut, atau pun lainnya PT mempunyai peran yang sangat penting untuk menunjang dan memberi peluang bagi mahasiswa untuk mencapai tujuan mereka. Pendidikan di Perguruan Tinggi menggerakkan anak didiknya tidak hanya berfokus pada teori semata namun juga memberikan sebuah simulasi praktek yang berhubungan dengan keprofesian masing-masing. Saya ambil contoh misalnya jurusan manajemen. Dimanapun PT yang terdapat jurusan manajemen pasti akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan bagaimanakah manajemen itu sesungguhnya. Contoh lainnya seperti jurusan Biologi pun sama, mereka membuat eksperimen sendiri berdasarkan teori-teori yang didapatkan. Intinya tetep sama yaitu : simulasi keprofesian. Mengapa saya anggap simulasi keprofesian ini penting?Karena dengan mahasiswa mengalami simulasi, secara otomatis hal tersebut akan tesimpan didalam memori mereka dan dengan proses yang berulang-ulang, suatu saat mereka akan menemukan suatu ide atau pemikiran yang berhubungan dengan hal tersebut. Ide inilah pada akhirnya suatu kreatifitas & inovasi bisa muncul.

Selain dari keprofesian masing-masing, masih terdapat banyak kegiatan lain yang dapat menjadi pemicu ide-ide. Mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa, dimana banyak bertemu mahasiswa lintas profesi yang semakin membuka wawasan baru, sama seperti terdapat acara kampus yang banyak mempertemukan berbagai macam jenis mahasiswa. Ada pula lomba-lomba yang mengasah mulai dari ketrampilan sampai ke kreativitas mahasiswa. Bahkan, jangan heran banyak mahasiswa yang menemukan pemikiran-pemikiran ketika mereka sedang hanya jalan-jalan atau melamun. Disitulah bagaimana kekuatan mahasiswa yang ditopang oleh lingkungannya, sehingga sangat memberi banyak potensi dan kesempatan bagi mereka untuk terus berpikir dan berkreasi.

Easier Said than Done

Namun, apa benar suatu kreativitas & inovasi cukup dengan melakukan hal-hal yang disebutkan diatas?Oh, jelas tidak pembaca yang terhormat. Proses kreatifitas & inovasi tidak semudah yang kita bayangkan. Percayalah, semua orang di dunia ini saya jamin semua orang pernah melakukan hal kreatif dalam hidupnya. Memilih nama anak?Memilih jalan?Memilih gadget?Memilih rumah?Memasak sarapan?Membuat PR?

Hal-hal tersebut pernah kita lakukan bukan?Misalnya saat memilih nama anak jika bukan berdasarkan kreatifitas, nama anak di dunia ini mungkin akan sama semua, kemudian memasak sarapan jika tidak kreatif jangan-jangan tiap hari kita makan hanya dengan nasi dan telur selalu, atau juga dalam membuat PR tanpa cara kreatif, dijamin akan bosan mengerjakannya, dan masih banyak lagi contoh-contohnya. Bisa dibilang bukan bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita dihadapkan dengan kreativitas & inovasi?Hanya saja kreatifitas ini sangatlah simple, dan masih terdapat tahapan-tahapan selanjutnya untuk dikatakan sebagai kreatifitas & inovasi yang sesungguhnya.

Dalam kreatifitas terdapat 5 level yaitu Existential, Communicational, Instrumental, Orientational, dan Innovational. Tahapan paling rendah dan paling awal adalah Existensial . Contoh sehari-hari yang disebutkan diatas termasuk kategori kreativitas yang paling rendah, ataupun jika sudah menggabungkan beberapa proses level kreativitasnya bisa mencapai Communicational. Level Innovational, yaitu tingkatan yang paling tinggi ini adalah sudah mencapai suatu tahap dimana kreativitas seseorang sudah sampai menciptakan produk baru yang merubah peradaban ataupun kehidupan seseorang. Contoh tergampang dari level ini adalah penemu Internet, karena dengan ditemukannya internet cara berkomunikasi manusia pun berubah sehingga dapat dikatakan merubah peradaban.

Dalam inovasi pun terdapat tingkatan. Inovasi disini memang lebih mengenai hal-hal yang berbau teknologi, karena seluruh inovasi tidak terlepas dari apa yang disebut dengan teknologi tersebut. Walaupun tidak secara eksplisit tingkatannya tertera, namun tahapan paling awal dalam suatu inovasi adalah “inovasi mentah”. Dalam tingkatan ini inovasi hanyalah sekedar inovasi, dengan kata lain ditemukan barang baru namun belum jelas apa manfaatnya, inilah yang dinamakan dengan “inovasi mentah”. Sampai pada tingkatan tertinggi, inovasi akan menjadi benar-benar inovasi apabila sudah menjadi “barang jadi” baik berupa produk atau pun jasa , yang terpenting adalah bermanfaat bagi  manusia.

Sehingga, kreativitas & inovasi selalu mempunyai ikatan yang kuat satu dengan yang lainnya. Suatu inovasi tidak mungkin tercipta jika tidak adanya ide-ide kreatif yang memunculkan awal dari suatu inovasi. Kreatifitas pun sama,kreatif tanpa menjadi inovasi hanyalah akan menjadi manfaat bagi diri sendiri dan tidak ada gunanya bagi orang lain.

Sebuah Kenyataan

Saya kembali lagi kepada bahasan mahasiswa. Setelah penjelasan di atas, sudah semakin jelas bagaimana peran mahasiswa yang sesungguhnya. Di dalam PT  mahasiswa akan melalui berbagai tahapan dalam upaya mematangkan pemikiran-pemikiran mereka, yang intinya tetap mengenai : kreativitas & inovasi. Tetapi, sebagai mahasiswa tahapan yang mereka lalui hanyalah baru sebagai permulaan. Pemikiran-pemikiran yang telah ditanamkan harus bisa diteruskan bahkan sampai mereka sudah tidak menjadi mahasiswa lagi, karena suatu kreatifitas untuk menjadi sebuah inovasi membutuhkan jangka waktu yang tidak terbatas sampai kapanpun. Hal ini tergantung dari bagaimana mereka menyikapi masalah-masalah yang timbul selama proses tersebut terjadi.

Masalah umum yang terjadi saya ambil dari buku The World is Flat oleh Thomas L. Friedman. Secara garis besar buku ini menceritakan bagaimana perkembangan teknologi yang pesat mengubah dunia secara menyeluruh. Arus perputaran yang demikian terbuka dan cepat membuat seakan-akan setiap proses di bumi melalui jalur horizontal, tanpa tingkatan. Inilah gambaran singkat dari pengertian flat (datar) dibuku tersebut. Nah, kemudian apa masalahnya?Bukankah dengan ke-flat-an dunia akan menjadi keuntungan bagi semua orang?Jawabannya : BELUM TENTU

Justru, hal tersebut dapat berpotensi menjadi hambatan terbesar dalam upaya kreativitas & inovasi mahasiswa.

Pemalas . Dengan segala tersedianya informasi apapun dengan sekali tekan atau dengan menulis kata kuncinya, semua akan tersedia dengan mudahnya. Namun, bagi sebagian orang hal ini digunakan hanya sebagai Copy + Paste saja tanpa memahami kandungan asli tulisannya. Jika sesekali dilakukan tentu tidak masalah, namun jika sudah menjadi kebiasaan hal ini akan membuat pemikiran kita sempit dan ide-ide kreatif kita tidak bisa berkembang ke arah yang semestinya.

Persaingan . Dengan bisa ditemukannya hal-hal yang baru dengan mudah dari berbagai negara, seharusnya ini menjadi peluang kita dalam mencari ide-ide produk atau jasa yang inovatif. Sayangnya, dengan keterbukaan tersebut, semua orang mempunyai peluang yang sama untuk berinovasi. Bagi orang yang tidak kompetitif, persaingan ini akan membuat mereka putus asa, dan akibatnya pun inovasinya tidak bisa dikembangkan dengan alasan “sudah ada yang mulai duluan” .

Takut . Kreativitas & Inovasi akan bisa berhasil jika ada keinginan untuk melakukannya, namun tidak selamanya ide-ide tersebut dapat berhasil atau pun dapat diterima khalayak banyak. Seseorang kadang menjadi teralu concern dengan  ketidak berhasilan suatu proses kreatif & inovasi, akibatnya mereka menjadi takut untuk mencoba padahal mereka sudah mempunyai pemikiran yang brilian. Hanya saja karena melihat lingkungan yang demikian, proses kreatif yang mempunyai potensi menjadi terhambat.

3 poin masalah diatas merupakan realita apa yang terjadi dengan keadaan mahasiswa sekarang. Potensi untuk mencapai kreativitas & inovasi tingkatan paling atas sudah ada, namun Pemalas, Persaingan, dan Takut menjadi tembok tinggi yang terus mereka ratapi, bukannya berusaha bagaimana untuk melewati tembok tersebut.

Esok yang Masih  Cerah

Setiap masalah pasti akan selalu ada solusinya, tidak terkecuali masalah yang menghambat perkembangan kreativitas & inovasi dalam diri mahasiswa. Solusi utamanya yaitu :

“PERCAYA DIRI”

Terlihat mudah bukan?Namun, memang inilah yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di atas. Masalah-masalah penghambat kreativitas & inovasi semuanya muncul dari mindset & mentalitas , sehingga solusinya pun kembali kepada apa yang kita pikirkan. Percaya diri berarti  yakin atas kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri tidak peduli atas gangguan yang terjadi baik dari internal diri atau eksternal. Kreativitas & Inovasi semuanya bersumber dari pikiran kita, semua orang memilikinya tanpa terkecuali. Tetapi, tidak seluruhnya bisa melaksanakannya, hanya dalam sebatas pemikiran saja, sebabnya pun seperti 3 poin yang diatas. Sekarang apabila seseorang percaya diri, ia tidak akan menjadikan persaingan sebagai hambatan, ia malah berpikir bahwa persaingan membuat diri semakin termotivasi untuk berkreasi & berinovasi lebih baik. Ia pun tidak menjadikan rasa takut menjadi sebuah musibah, ia menjadikan rasa takut menjadi suatu pemikiran agar lebih waspada dan teliti dan menelurkan ide-ide. Ia pula membuat segala ketersedian informasi tidak menjadi seorang pemalas, namun ia buat menjadi sebuah kesempatan untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya agar bisa dikembangkan menuju sebuah inovasi.

Inilah hal yang harus diingat oleh seluruh orang, terutama mahasiswa yang segala ide briliannya ditunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia agar kehidupan bangsa pun akan menjadi lebih baik di masa depan.

sumber dan referensi :

http://romisatriawahono.net/2007/02/12/the-world-is-flat-10-kekuatan-yang-mendatarkan-dunia/

http://lifeisabook51.blogspot.com/2011/06/kolaborasi-inovasi-dan-kreativitas.html

http://venivexia.blogspot.com/2011/02/inovasi-keunggulan-bersaing.html

http://viialovesiing.blogspot.com/2011_05_01_archive.html

Negara Paling Kreatif?Tentu Saja…..

Sebelum berbicara lebih jauh mana negara yang paling kreatif, mari pertama-tama kita melihat definisi dari kreatif itu sendiri. Menurut wikipedia.com ,creativity (kreatifitas) adalah :

proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada

Nah, jika melihat definisi di atas, mungkin dari benak kita sudah terdapat “kandidat-kandidat” negara yang kita anggap sebagai negara kreatif.  Apakah Amerika Serikat yg banyak memunculkan banyak penciptaan hal-hal baru dalam bidang teknologi serta inovasi? atau Jepang yang banyak mencipatakan barang-barang kreatif tepat guna?Atau juga Cina, yang kreatif menciptakan banyak barang “bermerek” dengan harga murah?atau negara-negara di Eropa?atau…atau…dan atau.

Bahkan jika disebutkan satu persatu beserta contohnya, list tersebut akanlah sangat panjang. Namun, saya disini melihat bahwa negara paling kreatif bukan berarti yang memang hasil kekreatifannya tersebut benar-benar kreatif. Dalam artian suatu hal pun dapat tergolong kreatif dalam hal yang tidak disangka-sangka, aneh ataupun hal yang sebenarnya salah. Dari sisi inilah saya melihat sisi kreatif tersebut. Negara yang saya pilih ini pun sebenarnya cukup subjektif karena inilah satu-satunya negara yang pernah saya tinggali dalam waktu lama, sehingga tentu saja saya dapat melihat banyak-banyak hal kreatif di negara ini. Tetapi, berkat hal tersebutlah saya bisa memastikan negara INILAH yang berhak menyandang sebagai negara paling kreatif, yaitu :

INDONESIA

http://www.flickr.com/photos/mr_t_in_dc/2503224501/(Thanks to “Mr. T in DC”)

Mengapa?Inilah Bukti-buktinya :

1. MOTOR ANTI-HUJAN

Males hujan-hujanan kalo naik motor?Males pake jas hujan?

Tenang…ada solusinya

2. KENDARAAN CEPER

Impian punya mobil ceper kayak gini. Tapi, sayang duit buat makan aja susah. Apalagi buat ginian…

Tapi..

Memang cuman mobil aja yg bisa diceperin?

3 . MODIF MOTOR

Bosen ama model spakbor motor kepunyaan?Tapi duit aja ngak punya?

Bisa kok…kan ada

DAUN PISANG!

4. BRANDING JASA

Tambal ban gini udah biasa, yang dateng juga jarang..

Jadinya sih…

Mending buka praktek aja ya

5. BERDAGANG & BERJUALAN

Pengen jualan , tapi kalau sewa ruko mahal…

Untungnya…

Ada tempat buat jualan gratis

Jika dilihat secara sekilas, gambar-gambar diatas mungkin terlihat hanya gambar-gambaryang  unik dan lucu. Namun, sebenarnya jauh dibalik itu terdapat sebuah makna terutama dalam makna sebuah arti kreatif.

Kelima gambar diatas masing-masing merupakan representative sebuath kreativitas dari sesuatu apa yang mereka inginkan, dambakan tetapi ,dengan beberapa alasan . Seperti , masalah ekonomi yang terbatas, status sosial yang tidak memungkinkan, atau bahkan hanya sekedar iseng dan malas. Dari hal-hal tersebutlah timbul hasil kreativitas itu. Tetapi, yang sekarang menjadi pertanyaan besarnya adalah ‘Mengapa hal-hal kecil seperti ini ,dijadikan sebagai perwakilan untuk kreatifitas negara Indonesia?’

Justru, disinilah intinya. Hal-hal kreatif yang kita anggap selama ini , selalu merupakan hal-hal kreatif yang dianggap “wah, gila, keren, menakjubkan, dll”, ataupun yang terekspose secara luas. Tetapi, sesungguhnya kreatifitas yang sesungguhnya bersumber dari hal-hal yang kecil dan tanpa batasan tertentu. Beberapa contoh diatas memang cukup menggambarkan hal-hal ironis yg dilakukan oleh orang Indonesia. Spakbor motor yang sudah hilang atau rusak terpaksa diganti hanya oleh selembar daun pisang yang bisa ditemukan dimana saja, ataupun karena tidak mempunyai uang untuk menyewa tempat, seseorang nekad menjual barang dagangannya di sisi rel kereta api.

Inilah potret sesungguhnya Indonesia, dan ini pula potret bagaimana di dalam keadaan terjepit, di segala keterbatasan seseorang terpaksa berpikir sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya dengan mengorbankan beberapa aspek. Namun, pada akhirnya tetap kita harus memberi acungan jempol pada mereka-mereka, karena mereka tetap terus berusaha ,sehingga timbul ide kreatif untuk melakukan sesuatu. Hal lain yang juga penting adalah : mereka tidak pasrah pada keadaan.

“Tidak pasrah pada keadaan” merupakan sikap yang harus selalu ditanamkan pada setiap orang tidak peduli apapun kelas sosialnya. Karena dari sikap inilah seseorang dapat menciptakan sebuah ide ataupun pemikiran yang tidak pernah diduga sebelumnya, yang mungkin saja dalam jangka panjang , dapat bermanfaat bagi khayalak orang banyak ataupun bagi negaranya.

Berapa banyak suatu produk atau jasa kreatif & inovatif yang tercipta merupakan hasil dari iseng-iseng atau kebetulan?jawabannya : BANYAK

Sehingga, jangan aneh jika suatu waktu, daun pisang dapat menjadi bahan dasar untuk spakbor motor, ataupun pemasangan cover plastik anti-hujan di motor menjadi trendsetter berikutnya di Indonesia. Karena, mungkin dari ide-ide kreatif seperti itulah suatu penemuan dapat terjadi dan berkembang dikemudian hari.

Dan, tentunya kita berharap semoga hal tersebut banyak yang berasal dari INDONESIA.

sumber dan referensi :

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8038506

http://adevindesign.wordpress.com/2011/05/17/only-in-indonesia-unik-tiada-tara/

http://freeforal.blogspot.com/2010/04/motor-masa-depan-hanya-di-indonesia_03.html

http://rian297.blogspot.com/2011/01/ngga-punya-mobil-and-motor-gerobak-pun.html

http://wonklemu.blogspot.com/2011/02/tukang-tambal-ban-ini-bergelar-dokter.html