Inovasi Terbesar yang Pernah Dicapai

Okey, tulisan kali ini mungkin akan menjadi tulisan paling absurd di blog (sejauh ini). Karena, di post ini saya akan membahas mengenai SATU hal inovasi TERBESAR yang pernah saya capai di HIDUP ini. Karena ini mengenai diri penulis, sehingga ke-subjektifan isi akan sanga terasa. Tapi, yah tidak apa-apa, namanya juga absurd.

So, apakah bentuk inovasinya?Saya menemukan inovasi ini tepatnya saat kelas 1 SMA, sangat simple, mungkin banyak orang yang melakukannya, bahkansaya sendiri mempertanyakannya apakah ini layak disebut sebagai inovasi atau bukan. Namun, bagi saya hal ini sangatlah berdampak besar untuk hidup saya, dan terbukti dengan inovasi yang saya lakukan saat itu, sampai sekarang masih bisa bertahan, jadi bisa dibilang sudah berlangsung selama hampir 6 tahun.

Tidak perlu berlama-lama, inovasi yang saya maksud adalah :

“INOVASI PEMANFAATAN KANTONG DI CELANA”

HAHAHAHAHA

Mungkin reaksi itulah yang reflek dilakukan oleh para pembaca saat mengetahui kenyataan inovasi yang saya temukan. Lucu bukan?orang-orang pasti bertanya-tanya : “Emang kantong bisa buat apa aja?kan udah jelas buat naroh hp, dompet, kunci, dll”. Memang betul demikian, inovasi saya memang hanya untuk penempatan 3 barang tersebut, tetapi yang saya tekankan disini adalah, barang tersebut disimpan di posisi mana, dan apa keuntungannya. Nah, sekarang akan saya jabarkan satu-satu

Kantong Kiri Depan

Kunci ini bisa berupa baik kunci motor, mobil ataupun rumah. Mengapa saya memposisikan kunci di kantong ini?Karena saya menganggap kunci merupakan benda yang memegang peranan penting dalam hal asset yang bernilai jutaan (puluhan sampai ratusan juta rupiah), sehingga jika hilang secara materi akan sangat fatal. Hubungannya di posisi kiri adalah, karena saya merupakan orang normal yang tidak kidal dan kunci merupakan objek yang jarang dikeluarkan dari kantongnya. Sehingga, patut dengan di posisi kiri akan jarang dikeluarkan jika memang tidak perlu, dan di depan karena fungsinya sebagai penjaga asset dan perlu pengawasan utama. Itulah alasannya.

Kantong Kanan Depan

Saya jadikan ini sebagai posisi menyimpan alat komunikasi (Hand Phone) karena HP ini sangat aktif saya masukkan dan keluarkan dari kantong. Entah itu menelefon, SMS, Instant Messaging, Foto, ataupun Browsing. Oleh karena fungsinya yang begitu essensial dan digunakan secara rutin saya tempatkan di bagian kanan depan, agar mudah dalam pergerakannya untuk diambil dan mudah diawasi.

Kantong Kecil Tambahan Kanan Depan

Bagian kantong ini memang tidak selalu saya isi, namun untuk penggunaannya pasti untuk barang-barang yang kecil. Utamanya adalah Flashdisk USB ataupun modem, pernah pula saya menyimpan beberapa permen di kantong ini. Alasan penggunaan di kantong ini adalah karena Flashdisk merupakan barang yang kecil dan rentan untuk hilang jika tidak disimpan, dengan adanya kantong kecil ini, ukuran flashdisk sangat sesuai dan dengan langsung saya bisa merasakan apakah barang tersebut ada di posisinya atau tidak. Berbeda halnya dengan apabila saya menyimpannya dikantong yang besar, karena saya harus merogohnya dulu untuk mengeceknya.

Kantong Belakang Kanan

Dari design celana itu sendiri, memang kantong belakang dirancang untuk disimpan dompet. Namun, bagi saya menaruh di posisi ini bukan hanya sekedar karena sudah dirancang demikian. Di dalam dompet terdapat benda-benda penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari : Uang, KTP, SIM, KTM, Kartu ATM, Bukti Pembayaran, dll. Nah, dengan berkaitannya barang-barang tersebut dan fungsinya yang berbeda-beda, tidaklah aneh saya menempatkannya di posisi tersebut. Di sebelah kanan karena jiwa sewaktu-waktu butuh mengeluarkan dompet, saya mudah menjangkaunya dengan tangan kanan, dan diposisi belakang karena dompet sudah didesign berbentuk datar, sehingga tidak akan menganggu saat saya duduk.

***

Itulah penjelasan dari apa yang saya anggap itu inovasi. Pembaca boleh saja mengganggap hal yang saya lakukan ini bukan inovasi, dan hanya perbuatan yang biasa saja. Tetapi bagi saya, hal ini merupakan inovasi dalam peng-efesiensi & peng-efektifan kehidupan sehari-hari. Tanpa inovasi ini, saya mungkin setiap hari akan selalu tertukar untuk mengambil apa yang dibutuhkan. Dan, begitulah akhirnya.